Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengatasi Kredit Macet Yang Mungkin Sedang Kamu Alami

cara mengatasi kredit macet

Kopipagi.id - Kredit macet adalah suatu kondisi dimana anda sebagai debitur tidak lagi mampu membayar cicilan pokok dan cicilan bunga atas kredit yang pernah anda ajukan dan saat ini masih dalam masa angsuran. Kondisi ini seringkali dialami siapapun baik mereka yang menggunakan kredit untuk urusan konsumsi maupun untuk modal usaha.

Dalam kasus penggunaan kartu kredit, seringkali para pengguna layanan ini tidak mampu menahan keinginan untuk berbelanja dengan menggunakan fasilitas kartu kredit hingga pada akhirnya mengalami kredit macet. Sehingga menyebabkan keuangan anda berantakan dan menambah beban hidup anda dan keluarga.

Jika ternyata anda mengalami kredit macet dari kartu kredit atau jenis kredit lainnya, tenang saja, ada beberapa cara yang bisa anda lakukan agar masalah anda mendapatkan jalan keluar, sehingga anda dapat mengulur waktu atau terselamatkan dalam waktu yang lebih leluasa.

Cara Mengatasi Kredit Macet

Bagi anda yang sedang mengalami kredit macet karena tidak mampu membayar cicilan pokok dan bunga sebagaimana tertera dalam perjanjian kredit, atau usaha anda sedang dalam masa sulit sehingga omset mengalami penurunan, ada beberapa cara dalam mengatasi kredit macet.

Namun sebelum masuk ke pembahasan lebih detail, pastikan dahulu bank tempat anda mengajukan kredit adalah yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.

1. Ajukan Penjadwalan Ulang

Cara pertama anda dapat mengajukan penjadwalan ulang kepada pihak bank guna dapat memperpanjang jangka waktu pembayaran jika saat ini anda tidak mampu membayar sesuai jangka waktu yang tekah ditentukan.

Sehingga ketika permohonan penjadwalan ulang anda diterima, anda akan mendapatkan waktu tambahan untuk dapat melunasi kredit anda, dan pihak bank tidak langsung menyita barang atau aset yang anda jadikan agunan kredit tersebut.

Sebagai tambahan, jika anda meminta penjadwalan ulang dengan menambah waktu untuk pelunasan, anda juga menyertakan perubahan besaran cicilan sampai pada waktu yang telah disepakati. Namun beberapa perbankan menerapkan prinsip semakin lama anda melunasi kredit, maka semakin besar jumlah cicilan yang harus anda tanggung.

2. Ajukan Perubahan Berupa Persyaratan Kembali

Apabila cara pertama yang anda ajukan ditolak pihak bank, anda dapat mengajukan permohonan persyaratan kembali dengan merubah sebagian atau seluruh isi perjanian kredit. Beberapa poin yang dapat dirubah diantaranya :
  1. Perpanjangan batas pelunasan
  2. Perubahan jadwal angsuran
  3. Jumlah angsuran
  4. Batas akhir pelunasan 
  5. Merubah jumlah bunga yang telah ditetapkan
 Adapun beberapa persyaratan yang diubah antara lain
  1. Perpanjangan Batas Pelunasan
  2. Mengubah Jadwal Angsuran
  3. Mengubah Jumlah Angsuran
  4. Manajemen Proyek atau Bisnis
  5. Menurunkan Bunga Kredit

3. Restrukturisasi

Restrukturisasi adalah upaya penyelamatan usaha anda pada saat kredit yang anda ajukan berpotensi gagal bayar, sehingga diperlukan langkah-langkah untuk penyelamatan usaha anda. Pihak perbankan memiliki kebijakan terkait restrukturisasi kredit berupa :
  1. Penurunan suku bunga kredit
  2. Perpanjangan jangka waktu pembayaran
  3. Pengurangan Jumlah angsuran
  4. Penambahan fasilitas kredit
  5. Konversi kredit
Pada umumnya restrukturisasi kredit adalah langkah terakhir setelah langkah-langkah penurunan suku bunga, perpanjangan jatuh tempo dan lainnya tidak berhasil. Restrukturisasi pada umumnya dilakukan dengan melakukan konversi kredit menjadi penyertaan modal sementara atau menjadi saham.

Dengan begitu pihak bank akan memiliki sebagian saham perusahaan setelah melakukan beberapa hal yang telah disepakati bersama.

Pahami Kredit Anda dan Resiko Yang Bisa Saja Anda Terima

Sebelum anda mengajukan kredit , alangkah baiknya anda memahami resiko yang bakal anda alami apabila anda dikemudian hari mengalami gagal bayar. Hal ini tentu menjaid dilema apabila anda sampai harus melakukan restrukturisasi, karena pihak bank akan bersedia menambahkan pendanaan namun dengan syarat dan besaran bunga yang lebih besar.


Jika memang sudah tidak ada jalan lain, restrukturisasi adalah jalan terakhir, namun selalu upayakan agar restrukturisasi tidak terjadi pada usaha anda, karean itu akan membuat anda semakin berat seperti kehilangan sebagian kepemilikan saham perusahaan.



Referensi :
https://financer.com/id/terjebak-kredit-macet-gunakan-3-solusi-ini/
https://sikapiuangmu.ojk.go.id/FrontEnd/CMS/Article/321