Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

11 Pertanyaan Seputar Tabungan Haji

Daftar pertanyaan seputar tabungan haji terbaik

Kopipagi.id - Menunaikan ibadah haji adalah kewajiban setiap muslim diseluruh dunia bagi mereka yang mampu tanpa terkecuali, termasuk orang muslim Indonesia. Ibadah haji adalah rukun islam yang kelima dan menjadi penempurna ibadah seorang muslim. Untuk itu menunaikan ibadah haji ke Makkatul Mukarromah adalah impian bagi setiap muslim. Namun biaya yang harus dibayar tergolong tinggi, untuk itu beberapa perbankan memberikan fasilitas berupa tabungan haji.

Tabungan haji adalah tabungan yang khusus digunakan untuk membiayai kebutuhan ibadah haji berupa Ongkos Naik Haji (ONH). ONH hampir setiap tahunnya mengalami kenaikan, banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah faktor nilai tukar rupiah. Untuk itu tabungan haji merupakan salah satu alternatif pembiayaan yang mudah dan dapat dilakukan oleh siapapun.

Masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim juga mayoritas memiliki penghasilan rata-rata, sehingga tabungan haji ini sangat membantu dalam upaya menunaikan niat untuk melaksanakan ibadah haji di tanah Haram. Namun tahukah anda terdapat ragam pertanyaan tentang tabungan haji yang dirangkum dalam artikel ini untuk membantu anda mengetahui seluk beluk tabungan haji serta keuntungan dan kerugian yang bakal anda terima.

Apa Itu Tabungan Haji

Tabungan Haji adalah sebuah cara mengumpulkan sejumlah uang yang diperuntukan membayar biaya haji. Biaya ini nantinya hanya bisa digunakan untuk membiayai keperluan anda untuk melaksanakan ibadah haji.

Tabungan haji sendiri dinilai cukup membantu bagi mereka yang memiliki niat untuk melaksanakan ibadah haji yang merupakan rukun islam kelima namun terkendala Ongkos Naik haji (ONH) yang besar, sehingga dengan tabungan haji anda bisa mencicil atau menyimpan sejumlah uang dalam nominal kecil selama kurun waktu tertentu.

Apa Manfaat Tabungan Haji

Manfaat utama dari tabungan haji adalah membantu anda dalam mewujudkan impian melaksanakan ibadah haji dengan cara membuat tabungan dengan berdasarkan prinsip syariah. Selain untuk ibadah haji, tabungan haji juga bisa digunakan untuk membiayai keperluan ibadah umroh.

Tabungan Haji sangat terasa manfaatnya bagi mereka yang secara finansial kurang memadai untuk mengeluarkan sejumlah uang sesuai ketentuan ONH dalam satu waktu, sehingga dengan mengumpulkan uang dalam nominal kecil sesuai besaran yang ditentukan dalam tabungan haji, akan sangat terasa manfaatnya dan tidak membebani.

Bagaimana Cara Kerja Tabungan Haji 

Tabungan haji merupakan tabungan berjangka sama seperti halnya deposito, dimana tabungan hanya dapat diambil untuk keperluan membayar biaya haji atau umroh. Prinsip akad yang digunakan dalam tabungan haji menggunakan prinsip syariah, dimana nasabah menabung dalam jangka waktu tertentu dengan nominal yang telah ditetapkan sampai target nominal tercapai, namun tidak ada bunga, karean tabungan haji tidak mengenal riba.

Berapa Jumlah Minimal Tabungan Haji

Besaran minimal baik untuk setoran awal maupun setoran bulanan cukup bervariatif, tergantung kebijkan bank yang bersangkutan. Namun untuk nilai terendah sendiri anda bisa mulai dengan uang Rp 100.000 untuk setoran awal, dan minimal Rp 50.000 untuk setoran bulanan.

Berapa Besaran Biaya Naik Haji

Besaran Ongkos Naik Haji atau ONH untuk tahun 2020 sendiri sebesar Rp 35,2 juta, namun anda harus selalu update, karena ONH ini bersifat dinamis, ia bisa berubah setiap tahunnya mengikuti kebijakan dari Pemerintah Indonesia, dalam hal Ini Kementerian Agama RI.

Apakah Uang Tabungan Haji Dapat Diambil

Uang tabungan haji hanya bisa diambil apabila target nominalnya telah tercapai, namun dana itu hanya bisa diambil untuk melunasi biaya ONH atau biaya umroh.

Berapa Lama Masa Tunggu Naik Haji

Untuk masa tunggu naik haji reguler, rata-ratanya adalah 18 tahun dengan waktu paling cepat adalah 9-10 tahun. Sedangkan untuk masa tunggu haji khusus memiliki masa tunggu yang relatif lebih singkat yakni 6-7 tahun.

Minimal Usia Pendaftaran

Untuk batas minimal usia pendaftaran haji adalah 18 tahun

Berapa Lama Pencairan Dana dari Haji yang Batal

Berdasarkan Keputusan Direktorat Jendral Haji Nomor 60 Tahun 2018tentang Pedoman Pembatalan Haji Reguler, proses pembatalan sampai dana haji cair ditentukan selama 11 hari, namun faktanya bisa membutuhkan waktu mencapai 3 bulan.

Dapatkah Estimasi Keberangkatan Haji Berubah?

Estimasi keberangkatan haji seseorang dapat berubah sewaktu-waktu dimana banyak faktor yang mempengaruhinya seperti adanya calon jemaah haji yang mengundurkan diri atau lainnya, sehingga penting bagi setiap calon jemaah haji untuk rutin mengupdate informasi estimasi keberangkatannya di Kantor Kementerian Agama Daerah setempat.