Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

8 Jenis Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit pemilikan rumah KPR

Kopipagi.id - Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan salah satu instrumen perbankan agar seseorang dapat memiliki rumah agar dapat menjadi tempat tinggal yang nyaman. Impian memiliki tempat tinggal idaman pun bukan lagi sebatas angan-angan, karena dengan KPR siapapun bisa mempunyai rumah. KPR adalah produk pembiayaan perbankan yang diberikan kepada pembeli dengan skema pembiayaan hingga persentase tertentu dari harga rumah atau properti yang sebenarnya.

Di Indonesia sendiri KPR masih disediakan oleh perbankan meski beberapa leasing atau lembaga pembiayaan yang turut serta menyalurkan pendanaan KPR dari lembaga sekunder pembiayaan perumahan.

Dalam memutuskan dalam pemberian pinjaman, perbankan selalu melihat histori kredit calon nasabah mulai dari Kartu Kredit, Kredit Mobil, KTA, maupun Kredit Motor. Dimana semakin baik riwayat kredit anda maka semakin besar pula peluang anda mendapatkan fasilitas KPR atau Kredit Pemilikan Rumah itu sendiri.

Jenis-jenis KPR

Berdasarkan jenisya, KPR memiliki beberapa jenis, diantaranya adalah :

1. KPR Pembelian

KPR Pembelian adalah jenis pembiayaan yang diberikan dalam bentuk pinjaman uang untuk digunakan membeli properti berupa rumah, ruko, apartemen, rukan dan properti lainnya yang mana properti tersebut dijadikan agunan atas pinjaman tersebut. Sehingga si pemilik rumah tidak akan memegang sertifikat properti sampai pembayaran cicilan pinjaman tersebut lunas.

2. KPR Refinancing

KPR Refinancing adalah jenis pembiayaan kepada pribadi dengan jaminan berupa rumah, sertifikat tanah atau aset lainnya. KPR Refinancing sendiri lebih condong masuk kategori pinjaman pribadi sebagaimana pinjaman pada umumnya.

3. KPR Take Over

KPR Take Over adalah pemindahan pinjaman pembiayaan properti atau rumah dari satu bank ke bank lainnya, atau bisa juga disebut sebagai pengalihan kreditur. KPR jenis ini memungkinkan suku bunga pembiayaan setelah take over lebih rendah dibandingkan suku bunga sebelum take over dilaksanakan.
 

4. KPR Angsuran Berjenjang

KPR Angsuran berjenjang adalah jenis pembiayaan pembelian rumah atau properti dimana jenis pinjaman ini memiliki keringanan berupa penundaan pembayaran sebagian cicilan pokok sampai pada tahun ketiga.

5. KPR Konvensional

KPR Konvensional atau juga disebut sebagai KPR Non Subsidi adalah jenis KPR yang disediakan oleh mayoritas perbankan dimana suku bunga nya mengikuti ketentuan BRI Rate. Selain itu KPR jenis ini bukanlah KPR dari pemerintah, sehingga pihak perbankan dapat mengenakan denda karena keterlambatan atau penundaan pembayaran angsuran.

6. KPR Subsidi

KPR Subsidi adalah jenis KPR yang dibuat pemerintah bagi masyarakat ekonomi kelas menengah kebawah untuk dapat memiliki rumah idaman. Sehingga dengan adanya KPR ini masyarakat dapat terbantu karena memiliki ketentuan uang muka (DP) dan bunga yang rendah.

Suku bunga KPR Subsidi sendiri dapat berubah sesuai ketentuan pemerintah, namun pada umumnya sebesar 7,5% dengan bunga flat. Kelemahan dari KPR jenis ini adalah hanya bisa untuk rumah dengan tipe maksimal tipe 36 yang biasanya berlokasi di pinggiran dan jauh dari akses jalan utama.

7. KPR Syariah

KPR Syariah adalah salah satu jenis KPR yang menggunakan sistem jual beli (murobbahah). Dimana sistem ini bekerja dengan cara pihak Bank Syariah membelikan sebuah rumah untuk anda, kemudian anda berkewajiban mencicil atau membayar angsuran dengan biaya tetap sampai akhir angsuran.

KPR Syariah ini sangat direkomendasikan kepada anda yang takut akan perubahan naik turunnya suku bunga, karena KPR tipe ini tidak menggunakan sistem bunga, tetapi pihak Bank telah menentukan besaran biaya yang harus anda bayar, dimana komponen biaya tersebut adalah biaya pokok pembelian rumah ditambah dengan keuntungan yang ingin diambil oleh perbankan.

8. KPR Duo

KPR jenis ini jarang ada perbankan yang memberi fasilitas ini, namun Bank Mandiri memiliki KPR ini. KPR Duo adalah jenis pembiayaan dimana debitur bisa membeli dua jenis barang yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Seperti membeli rumah dan mobil secara bersamaan.


Kebijakan BI terhadap KPR

Bank Indonesia mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah aturan termasuk terkait Kredit Pemilikan Rumah. Salah satunya tertuang dalam Peraturan BI Nomor 17/10/PBI/2015 tentang Rasio Loan to Value atau Rasio Financing to Value untuk kredit atau pembiayaan properti dan uang muka untuk kredit atau pembiayaan kendaraan bermotor.

Daftar Perbankan yang Menawarkan KPR 

Berikut ini adalah daftar perbankan yang menawarkan fasilitas KPR yang dapat anda jadikan referensi untuk mengambil keputusan dalam pengajuan KPR
  • KPR Bank BCA
  • KPR Bank BRI
  • KPR Bank BNI
  • KPR Bank BTN
  • KPR Bank Mandiri
  • KPR Bank Permata
  • KPR Bank CIMB Niaga
  • KPR Bank Victoria
  • KPR Bank BJB
  • KPR Bank Maybank
  • KPR Bank Bukopin
  • KPR Bank Panin
  • KPR Bank Standard Chartered
  • KPR Bank Mega
  • KPR Bank Danamon
  • KPR Bank Mayapada
  • KPR Bank J-Trust
  • KPR Bank Index
  • KPR Bank Jasa Jakarta
 

Persyaratan Pengajuan KPR

Agar pengajuan KPR anda diterima oleh pihak perbankan, maka anda wajib melengkapi persyaratan pengajuan KPR serta beberapa dokumen pendukung. Berikut ini daftar persyaratan yang harus anda penuhi pada saat akan mengajukan KPR:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI) dan berdomisili di wilayah Indonesia
  2. Karyawan / pegawai tetap dengan pengalaman kerja minimum 2 tahun
  3. Wiraswasta minimal pengalaman usaha 3 tahun
  4. Profesional dengan minimal praktek 3 tahun
  5. Usia minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun pada saat pengajuan KPR
  6. Untuk wilayah Jabodetabek, memiliki pendapatan bersih bulanan sebesar 6-8 juta rupiah bagi Karyawan, wiraswasta, dan profesional

Jenis Properti yang Dapat Menggunakan KPR

Jenis properti yang dapat menggunakan fasilitas KPR adalah sebagai berikut ini
  • Rumah
  • Apartemen
  • Office Space
  • Rukan
  • Ruko

Apabila anda hendak mengajukan KPR jenis apapun selalu pertimbangkan satu hal, kemampuan anda dalam melunasi cicilan dengan jangka waktu tertentu. Hal ini penting agar tidak terlalu membebani keuangan keluarga anda, serta pastikan lokasi rumah yang menjadi incaran anda mudah di akses. Selain itu untuk KPR Pembelian rumah cobalah untuk selalu memastikan kualitas developer agar rumah yang anda beli nantinya benar-benar sesuai dengan keinginan anda dan keluarga.