Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Simak! Ini Loh yang dimaksud Kredit Tanpa Agunan (KTA)

kredit tanpa agunan kta

Kredit tanpa agunan adalah salah satu produk pinjaman dengan fasilitas kredit tanpa memberikan beban kepada nasabah untuk menyiapkan aset riil sebagai jaminan atas pengajuan pinjamannya. Dengan tidak adanya jaminan atas pinjaman yang anda ajukan, maka riwayat kredit andalah yang menjadi patokan utama apakah pengajuan kredit anda di terima atau tidak.

Selain itu riwayat kredit anda selama ini sangat berperan penting bakal diterima pengajuan kredit anda, seperti riwayat kredit kendaraan bermotor, kartu kredit, KPR atau kredit lain. Dalam penggunaannya KTA cukup banyak dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumtif seperti belanja, pemenuhan kebutuhan pokok, biaya pendidikan dan lain sebagainya, namun cakupan penggunaan KTA bisa lebih luas lagi dari pada yang telah disebutkan sebelumnya.

Kemampuann anda untuk melunasi atau  membayar pinjaman menjadi satu-satunya jaminan yang bisa dipegang oleh perbankan, sehingga jika anda dirasa tidak mampu melunasi kredit tersebut, alangkah baiknya untuk dipikir ulang, namun jika dirasa mampu dan amanah maka anda bisa lanjutkan pengajuan pinjaman tersebut.

Keuntungan Menggunakan KTA

Terdapat banyak manfaat yang bisa anda dapatkan dari KTA yang anda ajukan, berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa anda rasakan dari penggunaan KTA
  • Pengajuan pinjaman tanpa perlu agunan atau jaminan
  • Suku bunga tetap selama masa kontrak kredit
  • Persyaratan pengajuan mudah dan proses yang cepat
  • Penggunaan pinjaman disesuaikan dengan kebutuhan calon nasabah
  • Maksimal pinjaman mencapai Rp 300 juta
  • Jangka waktu cicilan cukup fleksibel, mulai dari 12 s.d. 60 bulan
  • Mendapatkan perlindungan asuransi

Penggunaan dan Pemanfaatan KTA

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, KTA lebih banyak digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Berikut ini adalah beberapa cakupan yang dapat dibiayai dengan KTA:
  • Biaya Pendidikan Anda atau Anak
  • Biaya Pernikahan
  • Biaya Renovasi
  • Biaya Pengobatan
  • Modal Usaha
  • Untuk Pelunasan Kartu Kredit
  • Kebutuhan finansial lainnya

Maksimal Pinjaman dari KTA

Jika anda mengajukan pinjaman berupa KTA, jumlah dana pinjaman yang didapatkan cukup fleksibel. Namun makasimal limit yang diberikan KTA ini bisa mencapai 200 s.d. 300 juta rupiah sesuai ketentuan dan persyaratan pada masing-masing bank tempat anda mengajukan pinjaman.

Syarat dan Proses Pengajuan KTA

Untuk bisa mendapatkan pinjaman KTA, anda harus melakukan pengajuan kepada perbankan yang anda tuju, selain itu anda juga harus menyiapkan beberapa dokumen persyaratan sebagai bagian dari administrasi dan harus lengkap serta asli. Berikut ini dokumen persyaratan yang harus anda siapkan:

1. Karyawan
  • Foto Copy KTP / KITAS
  • Bukti Penghasilan (Slip gaji/SPT)
  • Foto Copy Kartu Kredit
  • NPWP
  • Tidak dilakukan survey
2. Wirausaha
  • Foto Copy KTP / KITAS
  • Foto Copy Tabungan 3 bulan Terakhir
  • Foto Copy Kartu Kredit
  • Foto Copy SIUP/TDP/Akta Pendirian
  • NPWP
  • Dilakukan survey
3. Profesional
  • Foto Copy KTP / KITAS
  • Bukti Penghasilan (Slip gaji/SPT)
  • Foto Copy Kartu Kredit
  • NPWP
  • Foto Copy Surat Ijin Profesi 
  • Dilakukan survey
Untuk lama proses pengajuan sendiri cukup variatif, dimana minimal proses pengajuan KTA adalah 3-5 hari kerja dan maksimal dapat mencapai 14-21 hari setelah dokumen persyaratan terlengkapi. Kemudian pihak bank biasanya menetapkan ketentuan dimana kartu kredit pemohon memiliki limit 25% dari total pinjaman yang diajukan atau ada juga yang membulatkan menjadi 6 juta perbulannya.

Prosedur Permohonan KTA

Perbankan menetapkan persyaratan umur minimal 21 tahun dan maksimal 65 tahun, dokumen persyaratan seperti identitas diri dan lainnya harus sesuai dan asli, kartu kredit yang dimiliki calon nasabah akan di cek apakah lancar atau tidak (sebaiknya selalu jaga kelancaran kartu kredit anda).

Persyaratan lainnya untuk karyawan memiliki gaji minimal Rp 5 juta, untuk wirausaha memiliki bisnis atau usaha yang telah berjalan minimal 2 tahun, dan untuk profesi terdapat tempat praktik yang telah memiliki akta secara hukum.

Pastikan dan selalu jaga Debt Ratio anda maksimal di angka 30% agar pengajuan kredit anda dapat diterima dan lolos verifikasi.

Mengenal Debt Ratio, Floating Rate, dan Fix Rate 

Debt Ratio

Debt Ratio adalah rasio yang memperbandingkan antara pendapatan atau gaji per bulan dengan cicilan kredit per bulan. Beberapa pakar keuangan menyarankan untuk besaran Debt Rasio setiap orang maksimal 30%. Hal ini dikarenakan pada prosentase tersebut membuat kondisi finansial kita cukup aman untuk memenuhi kebutuhan pokok dan kebutuhan mendadak. Selain itu rasio sebesar 30% juga memberikan kesan bahwa orang tersebut tidak condong pada penggunaan utang yang berlebihan yang bisa meningkatkan resiko gagal bayar.

Untuk KTA sendiri Debt Ratio sangat disarankan maksimal 40%, lebih rendah lebih baik. Namun terkadang pihak perbankan menetapkan besaran Debt Ratio calon nasabah adalah 30% sebagai langkah antisipasi kredit macet atau NPL.

Untuk cara menghitung Debt Ratio sendiri sangatlah mudah, dibawah ini sebagai contoh saja , Pak Andi memiliki rincian pendapatan dan cicilan kredit bulanan sebagai berikut :
  • Penghasilan per bulan Rp 12.000.000
  • Cicilan Mobil per bulan Rp 3.200.000
  • Cicilan Kartu Kredit Rp 1.000.000
  • Total cicilan Rp 5.000.000
       Debt Ratio = 4.200.000 : 12.000.000 x 100%
                          =  35%

Floating Rate

Floating Rate adalah suku bunga pinjaman yang mengikuti pergerakan suku bunga pasar. Yang dimaksud dengan suku bunga pasar adalah suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, dimana jika kondisi perekonomian baik dan suku bunga stabil maka bunga yang dikenakan kepada nasabah bisa dibawah 10%, namun sebaliknya jika kondisi perekonomian sulit atau resesi (krisis) maka bunga yang dikenakan dapat lebih dari 15%.

Pada umumnya perbankan menggunakan kombinasi Floating Rate dan Fix Rate untuk promosi mereka yang biasanya akan di review dalam periode tertentu seperti 3 bulan atau 6 bulan sekali.

kredit tanpa agunan bunga bank

Fix Rate

Fix Rate atau bunga tetap pada KTA adalah penentuan suku bunga yang besarannya tetap untuk jangka waktu tertentu. Semisal Bank ABCD memberikan suku bunga KTA sebesar 8% untuk periode dua tahun, maka nasabah yang bersangkutan dapat menikmati fix rate 8% selama kurun waktu 2 tahun sebagaimana ketentuan yang ada.

Daftar Istilah dalam Kredit Tanpa Agunan (KTA)

  • Annual Percentage Price : Suku bunga pinjaman pertahun
  • Biaya asuransi : Jumlah uang yang dibayarkan untuk asuransi jiwa atau bangunan
  • Biaya Materai : Biaya pengganti materai sebagai pengesahan dokumen pinjaman
  • Biaya Provisi : Biaya yang dikenakan kepada debitur oleh perbankan saat pinjaman telah disetujui, dan dikenakan di awal
  • Biaya Pembayaran Awal : Biaya yang dikenakan perbankan ke debitur karena debitur melunasi pinjaman sebelum jangka waktu berakhir
  • Biaya lain-lain : biaya yang diekeluarkan untuk keperluan lain-lain seperti biaya administrasi bank
  • Cicilan Per bulan : Sejumlah uang yang harus dibayarkan debitur kepada bank setiap  bulanya
  • Cicilan Pokok Per bulan : Sejumlah uang yang harus dibayarkan debitur dari pinjaman pokoknya setiap bulan 
  • Cicilann Bunga Per bulan : Sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya dari total bunga pinjaman
  • Jumlah Kredit : Jumlah dana yang ingin dipinjam
  • Kredit Tanpa Agunan (KTA) : sebuah produk perbankan berupa kredit yang calon nasabahnya tidak diharuskan menyiapkan  aset riil sebagai jaminan atau agunan. Aset yang dimaksud seperti BPKB, SK, sertifikat rumah dan lain sebagainya
  • Limit Kredit : Batas maksimal dana pinjaman yang dapat diajukan oleh calon debitur
  • Non-Payroll : Gaji Nasabah dibayarkan melalui bank lain
  • Payroll : gaji nasabah yang dibayarkan melalui bank yang sama dengan pemberi kredit
  • Penalti : Biaya yang harus dikeluarkan oleh debitur karena ia melunasi tagihan sebelum jangka waktu pinjaman berakhir
  • Pencairan Pinjaman : Waktu yang diperlukan agar kredit yang diajukan dapat diterima oleh pemohon
  • Plafon : Batas maksimal dana yang dapat dipinjam
  • Simulasi Kredit : Cara untuk memperkirakan besaran jumlah angsuran kredit yang dapat dilunasi baik perbulan atau per tahun dalam jangka waktu yang diinginkan
  • Suku Bunga : Biaya yang timbul akibat dari pinjaman dan sifatnya mengikat sejumlah persentase tertentu dari total pinjaman
  • Tabel Simulasi Kredit : Tabel yang berisikan simulasi kredit
  • Tenor : Jangka waktu pinjaman
  • Total Pembayaran : Jumlah seluruh angsuran yang dibayarkan sejak awal hingga akhir kredit.