Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Simpanan Deposito, Emas, Kartu Kredit, Fintech, dan E-Commerce

simpanan deposito, investasi dan tabungan emas, kartu kredit, fintech, dan e-commerce

Setiap harinya kegiatan manusia tidak pernah terlepas dari finansial dan dunia perbankan, apalagi di jaman sekarang yang semua serba instan dan mudah yang dapat dilakukan dalam satu genggaman, membuat manusia merasa semua serba mudah. Namun pernahkah kita berfikir mengapa semua serba mudah? Siapa yang menyiapkan layanan kemudahan tersebut? Apakah ada produk selain kemudahan tadi yang mereka tawarkan untuk keuntungan kita?

Dunia perbankan kini berlomba-lomba untuk mendapatkan nasabah baru dengan beragam produk dan promo, serta memanjakan nasabah-nasabah mereka dengan layanan yang sangat baik serta kecepatan layanan yang menjadi salah satu keunggulan yang mereka tawarkan.

Perbankan sendiri memberikan penawaran beragam produk untuk menunjang kegiatan manusia baik untuk  urusan pribadi maupun urusan bisnis dan kelompok. Sebagai contoh, penggunaan kartu kredit sangat berperan dan bermanfaat bagi beberapa orang yang memang mereka melakukan transaksi secara Cashless. Deposito memberikan penawaran bunga simpanan yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis simpanan biasa, layanan perbankan lainnya dapat memudahkan kita untuk melakukan transaksi pada E-Commerce favorit kita untuk membeli beragam keperluan dan keinginan.

Layanan-layanan diatas mungkin saja masih jarang yang menikmatinya dan memanfaatkan baik itu untuk urusan konsumtif maupun urusan investasi. Kini Kopipagi.id menyajikan informasi beragam produk keuangan dan perbankan yang bisa anda manfaatkan untuk kebutuhan atau investasi anda demi menggapai masa depan yang lebih baik.

Berikut ini daftar  layanan perbankan dan dunia finansial yang bisa anda akses dan dimanfaatkan dengan baik

Simpanan Deposito

Deposito adalah salah satu jenis simpanan pada perbankan yang mana dalam penyetorannya memiliki sejumlah nilai yang telah ditentukan dan berlaku kelipatannya, serta dana hanya bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu.

Perbedaan utama simpanan deposito dengan simpanan biasa adalah jumlah setoran dan jangka waktu simpanan. Jika simpanan biasa jumlah setorannya tidak ditentukan oleh perbankan, namun sesuai keinginan nasabah. Sedangkan simpanan deposito jumlah setorannya telah ditentukan oleh pihak perbankan dan jangka waktu pengambilannya ditentukan berdasarkan pada saat pembuatan simpanan deposito.

Jangka waktu simpanan deposito cukup bervariatif, mulai 1 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 6 bulan, sampai dengan 12 bulan atau satu tahun. Jika dalam jangka waktu yang telah ditentukan belum tiba, namun anda memaksa mengambil dana tersebut, maka anda akan dikenakan sejumlah pinalti sesuai dalam aturan masing-masing perbankan.

Meski dinilai terdapat banyak kekurangan karena terbatasnya pemilik dana dalam mengakses atau menarik dana tersebut, namun keunggulan utama dari deposito adalah bunga yang cenderung jauh lebih tinggi dibandingkan suku bunga simpanan biasa.

Suku bunga simpanan deposito setiap perbankan pun berbeda, mulai dari 6%, 7% sampai dengan 9% sesuai dengan ketentuan dari perbankan terkait. Perlu diketahui suku bunga tersebut hanya berlaku pada denomonasi Rupiah, sedangkan deposito mata uang asing suku bunganya akan berbeda.

Keunggulan lain dari deposito adalah penggunaan sistem ARO atau Automatic Roll Over. Sistem ini bekerja dengan cara disaat simpanan deposito anda jatuh tempo dan tidak anda cairkan, maka sistem akan secara otomatis memperpanjang simpanan deposito dengan jangka waktu yang sama pada simpanan deposito tahap pertama.

Dengan begitu, dana anda akan terakumulasi yakni dana pokok ditambah bunga simpanan menjadi simpanan deposito pada jangka waktu selanjutnya. Model seperti ini biasa disebut sebagai efek bola salju. Efek bola salju sendiri diibaratkan semakin panjang lintasan turun, maka ukuran bola salju akan semakin besar. Sehingga semakin lama simpanan depostio mengendap diperbankan, maka semakin besar pula nilai deposito anda.

Jenis-jenis Deposito

Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah simpanan dana nasabah dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan dengan disertai sertifikat. Sertifikat ini tidak dapat menjadi hak milik pribadi dari nasabah dan tidak terdapat nama nasabah pada sertifikat tersebut, sehingga sertifikat ini dapat dijual kembali pada nasabah lainnya yang membuka simpanan deposito dengan jangka waktu tersebut.
mengenal deposito, kelebihan dan kekurangannya

Deposit Berjangka

Deposito berjangka adalah jenis tabungan berjangka yang dimunculkan karena pemilihan jangka waktu simpanan. Jangka waktu simpanan pada jenis tabungan ini cukup bervariatif yakni 1, 2, 3, 6, 12, dan 24 bulan mengikuti kesepakatan pada saat awal pembukaan simpanan deposito berjangka antara nasabah dengan perbankan. Oleh karena itu simpanan ini hanya bisa diambil atau dicairkan disaat jangka waktu simpanan telah jatuh tempo.

Deposito On Call

Berbeda dengan Deposito Berjangka, tipe deposito ini memiliki jangka waktu minimal 7 hari dan maksimal kurang dari satu bulan. Selain itu jenis deposito ini dapat diterbitkan dengan atas nama nasabah baik perorangan ataupun lembaga dengan dana yang berjumlah besar. Untuk bunga simpanan dihitung dalam masa satu bulan dan ditentukan dengan negosiasi antaran nasabah dan perbankan pada asaat pembukaan simpanan. Terkait penarikan bunga simpanan dapat dilakukan pada saat jatuh tempo deposito dengan catatan bahwa nasabah telah menyampaikan akan mencairkan dana tersebut pada waktu jatuh tempo.

Kelebihan Deposito

  • Menjadi Sarana investasi yang baik karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan syarat dan ketentuan yang terpenuhi
  • Memiliki suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan dengan simpanan biasa
  • Bunga simpanan yang mudah diakses. Beberapa perbankan memberikan keleluasaan bagi para pemilik dana untuk menarik bunga simpanan. Bunga deposito bisa diambil saat awal bulan, atau pada saat jatuh tempo
  • Resiko kerugian tergolong kecil. Sebagai bagian dari tabungan, deposito memiliki peluang untuk mengalami kerugian sangat kecil. Kerugian yang bisa timbul pada deposito seperti krisis keuangan yang membuat perbankan mengalami kesulitas likuiditas, atau bencana alam. Selain itu deposito anda dijamin oleh LPS dengan syarat simpanan maksimal 2 miliar dan bunga tidak melebihi 7,5%.

Kekurangan Deposito

  • Sebagai salah satu sarana investasi, bunga deposito tergolong rendah dibandingkan dengan investasi jenis lainnya
  • Jika dibandingkan dengan inflasi, suku bunga deposito terbilang mudah dikalahkah sehingga membuat dana kita berpotensi tumbuh dibawah pertumbuhan inflasi
  • Nilai investasi yang tetap, hal ini dikarenakan kita sebagai pemilik deposito tidak memiliki kewenangan untuk turut serta dalam pengelolaan dan pengembangan dana, sehingga dana deposito (investasi) kita tidak bisa bertambah
  • Tidak  memiliki akses yang lebih. Kita sebagai pemilik tabungan deposito lebih pada posisi pasif ketimbang aktif dalam segi pengelolaan dana.

 

Daftar Bank Dengan Layanan Deposito


Tabungan Emas

Kredit

Fintech

E-Commerce