Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mau Tahu Syarat Pemberian Kredit? Berikut ini Daftarnya

syarat-syarat pengajuan kredit di bank

Bagi anda yang memiliki usaha baik itu dibidang konsumen atau bidang lainnya sudah pasti membutuhkan tambahan pendanaan. Modal tambahan ini banyak sekali sumbernya, namun yang paling banyak dan paling dikenal adalah sumber pendanaan yang berasal dari bank atau yang biasa dikenal sebagai kredit.

Namun kali ini kita akan membahas syarat pemberian kredit oleh bank kepada calon debitur personal dan wirausaha, dimana syarat-syarat tersebut melihat lebih dalam pada kondisi calon nasabah secara personal. Pemenuhan syarat agar pengajuan  kredit anda di terima oleh bank menjadi hal yang krusial karena secara administratif ini adalah syarat dan proses awal sebelum pihak bank memutuskan untuk langkah selajutnya.

Secara umum syarat-syarat tersebut sangatlah mudah dipenuhi dimana biasanya berisikan identitas diri dan beberapa dokumen persyaratan khusus yang ditetapkan oleh pihak bank itu sendiri. Syarat-syarat tersebut digunakan dengan tujuan agar kredit yang diajukan dapat diterima, meskipun bank biasanya akan melakukan credit analysis terlebih dahulu terhadap semua permohonan kredit yang masuk.

Sebagaimana kita ketahui, cukup banyak masyarakat yang dibuat bingung lantaran aplikasi kreditnya ditolak perbankan, terutama mereka yang  memiliki usaha. Untuk itu penting mengetahui syarat apa saja yang harus dipersiapkan termasuk bagi para wirausaha agar mereka dapat mengembangkan usaha mereka seperti membuka depot baru dari dana pinjaman bank.

Syarat Pengajuan Kredit Perbankan

Pada dasarnya terdapat dua jenis syarat yang ditetapkan oleh pihak bank kepada siapapun yang hendak mengajukan kredit, dimana syarat-syarat tersebut digolongkan kedalam dua jenis, yakni syarat umum dan syarat khusus.

Syarat Umum

Syarat jenis umum ini adalah jenis syarat yang bersifat umum dimana syarat ini menjadi standar paling standar sebelum masuk ke tahap penentuan kategori calon debitur. Syarat-syarat tersebut meliputi :
  • Mengisi formulir pengajuan
  • Fotokopi Kartu identitas diri pemohon (KTP, SIM, PASPOR, atau KITAS)
  • Fotokopi Buku Nikah
  • Fotokopi Kartu Keluarga atau KK
  • Fotokopi buku tabungan yang dimiliki dalam beberapa bulan kebelakang

Syarat Khusus 

Setelah syarat umum terpenuhi, maka ada syarat khusus yang harus disiapkan agar pengajuan kredit anda diterima pihak bank. Syarat khusus ini fungsinya adalah untuk membedakan kategori pemohon atau calon debitur sehingga nantinya kredit tersebut akan digunakan untuk sektor konsumsi atau sektor produktif.

Hal ini menjadi titik krusial karena pihak bank akan melihat sejauh mana kemampuan anda dalam melakukan pembayaran dan untuk tujuan apa kredit yang anda ajukan nantinya. Berikut ini adalah syarat-syarat khusus yang harus dipenuhi bersamaan dengan syarat umum tadi.


1. Syarat Khusus untuk Pegawai atau Karyawan Swasta

Syarat khusus untuk pegawai atau karyawan swasta ini meliputi :
  • SK CPNS
  • SK PNS
  • Kartu pegawai dan tabungan serta asuransi pensiun (fotokopi dan asli)
  • Slip gaji dan surat keterangan bekerja dari perusahaan tempat ia bekerja (untuk karyawan swasta) 
  • SK Kenaikan Pangkat terakhir (fotokopi dan asli)
  • SK Kenaikan gaji terakhir (fotokopi dan asli)
  • Surat keterangan rincian penghasilan
  • Daftar gaji kolektif

2. Syarat Khusus untuk Wirausaha

Sedangkan untuk wirausaha meliputi :
  • Fotokopi rekening koran atau giro atau rekening tabungan selama 3-6 bulan terakhir
  • Data keuangan usaha seperti laporan laba rugi, neraca keuangan, catatan penjualan dan pembelian, dan catatan keuangan usaha lainnya.

Kesimpulan

Syarat-syarat diatas sebenarnya cukup mudah dipenuhi terutama bagi calon debitur pegawai dan karyawan swasta. Berbeda halnya bagi wirausaha, dimana mereka harus menyiapkan sejumlah laporan keuangan yang digunakan pihak bank untuk melihat apakah usaha tersebut memiliki cash flow yang positif atau negatif, kemudian progres usaha dari laporan laba rugi dan lain sebagainya.

Untuk itu, jika anda hendak mengajukan aplikasi kredit sebagai wirausaha, maka mulai dari sekarang belajar pembukuan yang sederhana mmencakup laporan laba rugi, neraca keuangan, catatan penjualan dan pembelian, dan catatan keuangan lainnya, agar anda dapat dengan mudah melengkapi persyaratan pengajuan kredit di perbankan.