Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Memilih AC Pendingin Ruangan Murah

AC alias pendingin ruangan saat ini sudah menjadi kebutuhan sekunder bagi kebanyakan keluarga, sehingga semakin banyak produsen AC yang bersaing untuk merebut pangsa pasar.
 
Sebagai akibatnya, anda sebagai konsumen tentu menjadi susah untuk memilih mana yang tepat untuk kebutuhan anda. Karena ada banyak sekali merk AC yang begitu familiar mulai dari SHARP, LG, Sanken, Daikin, Panasonic dan lain sebagainya.
 
Agar anda tidak bingung, maka kami menyajikan tips singkat dan mudah untuk anda jadikan panduan atau referensi sebelum membeli AC. Disisi lain kami sudah memberikan 10 rekomendasi AC terbaik yang bisa anda pilih sebagai pendingin ruangan di rumah.
 
Tips Memilih AC Pendingin Ruangan Murah
Nah tips memilih AC alias pendingin ruangan murah namun bagus berikut ini semoga dapat membantu anda dan keluarga.
 

Cara memilih AC atau Pendingin Ruangan Murah tapi Bagus

Ada beberapa poin yang harus anda perhatikan sebelum benar-benar membeli AC murah, karena itu perhatikan tips berikut ini agar mendapatkan yang benar-benar bagus dan sesuai.

Sesuaikan Kapasitas PK dengan Luas Ruangan

PK atau Paard Kracht adalah besaran tenaga AC untuk mendinginkan ruangan. Semakin tinggi kapasitas PK maka semakin baik pula kemampuan AC untuk mendinginkan ruangan.

Memastikan luas ruangan menjadi hal penting, agar nantinya ketika membeli AC dapat menentukan besaran kapasitas PK yang tepat.

Karena percuma membeli AC dengan kapasitas PK besar namun ditaruh pada ruangan kecil atau kamar. Begitu juga sebaliknya, tidak maksimal proses pendinginan suhu ruangan apabila luas ruangan besar sedangkan kapasitas PK AC kecil.

Sebagai pertimbangan, untuk ruangan kamar sebaiknya pakai AC dengan kapasitas 0,5 PK. Dan untuk ruang tamu sebaiknya pakai AC berkapasitas PK1 atau 2 tergantung luas ruang tamu.

Pilih AC yang Hemat Energi

Saat ini sudah banyak sekali AC yang dibekali dengan fitur hemat energi. Tentu ini akan menghemat pengeluaran untuk pembayaran listrik bulanan anda.

Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah AC incaran anda sudah ada fitur hemat energi atau belum, yaitu:
  • Rating Hemat Energi, semakin banyak maka semakin hemat
  • Angka COP (Coefficient of Performance), semakin tinggi maka semakin bagus dan hemat
  • Nilai APF (Annual Performance Factor), semakin tinggi semakin hemat 
  • Nilai EER (Energy Efficien Ratio), semakin tinggi nilainya maka semakin hemat listrik
Keempat poin tersebut tidak harus semuanya ada, anda tinggal mengkombinasikan atau memilih salah satu sesuai yang tertera pada AC tersebut.
 

Fitur Autoclean, Tidak Harus Ada

Fitur autocllean saat ini sudah banyak di pasang pada beberapa tipe AC. Namun fitur ini tidak bisa menjamin kebersihan AC anda secara menyeluruh.

Hal ini disebabkan karena fitur ini hanya melakukan pembersihan sederhana saja. Sedangkan untuk pembersihan secara menyeluruh anda tetap memerlukan jasa cleaning AC.

Disamping itu harga AC dengan fitur autoclean ini memiliki harga yang lebih mahal dan struktur AC yang lebih rumit apabila dibongkar.

Jadi, untuk mendapatkan harga yang murah dan perawatan yang mudah, AC tanpa fitur autoclean masih menjadi pilihan yang tepat.
 

Perhatikan Daya AC terhadap Luas Ruangan

Hampir sama dengan kapasitas PK, semakin besar daya AC maka semakin bagus kemampuan mendinginkan ruangan namun tingkat konsumsi daya listrik juga semakin besar.

Untuk itu perhatikan daya AC ini, agar anda bisa menghemat tagihan listrik akibat dari pemakaian AC tersebut.

Sebagai panduan, untuk ruangan kamar atau kecil, cukup pakai AC yang berdaya dibawah 2 kW, sedangkan untuk ruangan luas atau ruang tamu gunakan AC yang memiliki daya diatas 2 kW.
 

Perhitungkan Biaya Pemasangan dan Pembongkaran

Jika selama ini anda menganggap bahwa membeli AC itu mendapatkan AC (fisik) dan pemasangan, maka anda salah.

Memang benar ada beberapa toko elektronik yang memberikan layanan semacam ini, namun biayanya tentu lebih mahal.

Sebagai tambahan informasi saja, bahwa biaya pembelian AC dan biaya pemasangan itu adalah hal yang berbeda. Belum lagi jika perangkat pada AC seperti selang ternyata kurang panjang, maka anda perlu menambah pengeluaran untuk membeli selang tambahan.

Untuk itu, perhatikan ruangan yang akan dipasang, dan tentukan pada sisi mana AC dalam dipasang dan pada sisi mana AC luar akan dipasang.

Selain itu, biaya pemasangan AC ini cukup bervariatif, tergantung dari pihak jasa yang melakukannya. Maka dari itu sebelum membeli AC, anda sudah memperhitungkan biaya-biaya ini.

Belum lagi jika ternyata anda ingin memindah AC yang sudah terpasang ke tempat lain, maka ada biaya tambahan lagi.

Untuk biaya pemasangan AC di Indonesia sendiri berkisar Rp 300.000 - Rp 500.000. Untuk beberapa tempat lainnya bisa lebih murah atau lebih mahal dibandingkan perkiraan tersebut. Maka dari itu, carilah informasi terlebih dahulu berapa biaya pemasangan yang berlaku di daerah anda.
 

Sesuaikan Stopkontak dengan AC

Di Indonesia pada umumnya stopkontak yang terpasang di dinding adalah yang berlubang dua, sedangkan AC pada umumnya menggunakan tiga lubang.

Untuk itu anda perlu menambah peralatan tambahan atau konverter. Namun jika ada AC yang seusai dengan kriteria dan hanya membutuhkan stopkontak dua lubang, maka AC tersebut bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.
 

Kesimpulan

Sebelum anda benar-benar membeli AC, maka tidak hanya harga AC saja yang patut diperhatikan, namun juga poin-poin yang sudah dijelaskan diatas. 

Demikianlah tips memilih AC yang harus anda perhatikan sebelum benar-benar membeli dan memasangnya di rumah anda.